Wartawan Diusir Saat Dua Orang Datangi Ruang Jenazah RS. Polri
Jumat, - Dua orang dengan pengawalan ketat polisi mendatangi Ruang Jenazah RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Saat dua orang ini tiba, wartawan yang ada di sekitar lokasi langsung diusir polisi untuk menjauh.
Pantauan VIVAnews, dua orang yang datang itu masuk tidak melalui pintu masuk utama Ruang Jenazah RS Polri, Jakarta Timur. Keduanya yang tiba sekitar pukul 10.00 WIB, Jumat 14 Mei 2010, masuk lewat pintu belakang.
Mereka yang masuk ke Ruang Jenazah itu yakni seorang wanita berjilbab hitam panjang dan seorang pria berumur sekitar 50 tahun, yang mengenakan lengan panjang dan berjanggut.
Keduanya mendapat pengawalan ketat tiga orang polisi. Saat keduanya masuk ke Ruang Jenazah, seorang petugas lainnya mengusir kerumunan wartawan yang mencoba mendekat.
Bahkan, wartawan diminta menjauh dari garis polisi yang membentang di depan Ruang Jenazah. Peliput berita pun mengeluhkan pengusiran itu kepada anggota polisi tadi. "Bukan urusan saya. Kalau kamu keberatan, lapor ke atasan saya," kata anggota polisi yang meminta wartawan menjauh dengan nada tinggi.
Belum diketahui dua orang yang masuk ke dalam Ruang Jenazah. Penjagaan di sekitar Ruang Jenazah semakin ketat. Ada sekitar 10 orang petugas berjaga-jaga di lokasi.
Saat ini, ada lima jasad tersangka teroris yang terbaring di dalam Ruang Jenazah. Dua jasad diantaranya sudah dikenali. Keduanya yakni Saptono yang tewas dalam penyergapan di Cikampek. Dan Ahmad Maulana yang tewas dalam penyergapan di Cawang, Jakarta Timur. Siang ini rencananya identitas tiga jasad yang lain akan dipublikasikan.
0 comments:
Posting Komentar