Jumat, 14 Mei 2010

Jenazah Saptono Akan Dibawa Ke Banten

Jakarta,- Saptono, salah satu tersangka teroris yang tewas dalam penyergapan di Cikampek, Jawa Barat, sudah dikenali keluarga. Rencananya, besok jasad Saptono akan dibawa ke Sajra, Rangkasbitung, Banten.

"Sudah cek. Ada ciri tahi lalat di pipi sebelah kiri," kata kakak kandung pertama Saptono, Awal Purwono, di RS Polri, Jakarta Timur, Jumat 14 Mei 2010.

Saptono merupakan anak ketujuh dari sembilan bersaudara. Dua orang yang mendatangi RS Polri adalah Awal Purwono dan adik kandung Saptono, wanita berjilbab hitam panjang.

Rencana awal, keluarga akan membawa jasad Saptono hari ini. Tapi belum mendapat izin dari kepolisian karena masih ada proses administrasi dan menunggu hasil ahir tes DNA.

"Mau dibawa ke Sajra, Rangkasbitung. Belum dapat izin. Insya Allah dibawa besok," kata pria berjanggut yang berusia sekitar 50 tahun ini.

Polri sendiri sudah melakukan tes DNA kepada jasad Saptono. Polisi sudah mengambil sampel untuk tes DNA dari istri dan anak kandung Saptono. "Hasil tes DNA belum keluar," ujarnya.

Saptono merupakan adik dari Encang Kurniawan alias Yusuf alias Jaja, guru agama terpidana mati Imam Samudera yang dieksekusi tahun lalu. Jaja tewas dalam penyergapan di Aceh.

"Saptono adalah adiknya Jaja," kata Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu 12 Mei 2010.

0 comments:

  © NUMPANG share template Newspaper Style by pak ELA

Back to TOP