Jenazah Ke Lima Terduga Teroris Belum Dikunjungi Keluarga
JAKARTA, — Tak ada satu pun pihak keluarga yang mengunjungi kelima jenazah tersangka teroris di Rumah Sakit RS Soekanto (Polri), Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (13/5/2010). Saat ini, kelima jenazah masih menjalani proses identifikasi di ruang Instalasi Forensik Kepolisian atau IFK.
Sejak pagi tak ada satu pun keluarga yang mengunjungi kelima jenazah yang tewas dalam penggerebekan oleh Densus 88 Antiteror di Cawang, Jakarta Timur, dan Cikampek.
Memang ada beberapa keluarga yang mengambil
jenazah dari ruang IFK, tapi tak ada satu pun keluarga yang mengambil salah satu dari lima jenazah teroris.
Hingga pukul 15.00, para peliput dari media cetak dan elektronik masih setia menunggu kedatangan keluarga kelima jenazah teroris. Ruang IFK pun masih dijaga ketat oleh sekitar delapan petugas kepolisian. Proses identifikasi terhadap kelima jenazah masih berlanjut.
Hal itu terlihat masih terparkirnya mobil tim Disaster Victim Indentification (DVI) dan Indetification Authomatic System (Inafis) di depan ruang IFK. Rencananya, pemeriksaan post mortem (setelah kematian) terhadap lima jenazah akan selesai Kamis ini.
Seperti diberitakan, lima jenazah yang tewas merupakan hasil penggerebekan oleh Densus 88 Antiteror di Cawang, Jakarta Timur, dan Cikampek, Rabu. Dalam penggerebekan di Cikampek, Densus berhasil melumpuhkan dua orang. Adapun tiga orang berhasil dilumpuhkan di Cawang.
Dari kelima jenazah, dua di antaranya telah diketahui identitasnya, yaitu Maulana dan Saptono. Mereka diduga kuat sebagai bagian dari kelompok teroris jaringan Aceh.
0 comments:
Posting Komentar