Wanita Di Film Gigolo Di Kuta Menghilang
DENPASAR - Sat III Dit Reskrim Polda Bali hingga kini belum berhasil menemukan jejak pemeran wanita dalam film Cowboys in Paradise padahal perannya cukup setrategis dalam film yang disutradarai keturunan India, Amit Virmani.
"Kami belum temukan keberadaan yang bersangkutan, masih dicari, padahal perannya dalam film tersebut cukup strategis dan bisa membantu mengungkap lebih jauh terkait film tersebut," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol I Gde Sugianyar Dwi Putra di Mapolda Bali,(4/5/2010).
Dikatakan Sugianyar, saat ini pihaknya masih terus mencari keberadaan wanita tersebut dengan mengerahkan petugas yang ada, mengumpulkan informasi terkait wanita yang dalam pengakuannya di film itu, bisa menerima suaminya menjalani aktivitas gigolo tersebut.
Kesulitannya lagi, kata Sugianyar, keberadaan wanita tersebut belum teridentifikasi secara jelas dimana tempat tinggalnya. “Bagi masyarakat yang tahu keberadaannya bisa menginformasikan kepada kita,” harapnya.
Terkait penyelidikan kasus tersebut, pihak kepolisian telah memeriksa sembilan orang yakni para pemain film, serta dua pejabat Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. Dari kesembilan orang yang telah diperiksa belum satupun yang dinyatakan sebagai tersangka, namun tujuh orang diantaranya statusnya sebatas sebagai saksi.
Dengan demikian masih ada dua orang lagi yang belum dikorek keterangan oleh penyidik wanita yang mengaku istri gigolo serta satu anak pantai lagi bernama Aan yang masih berada di kampung halamannya. "Kami masih menunggu yang bersangkutan karena sedang pulang kampung, namun pemanggilan sudah dilayangkan," tambah Sugianyar.
Dalam tayangannya di film dokumenter tersebut, wanita ini mengaku sebagai salah satu istri dari gigolo tersebut. Bahkan ketika suaminya sedang membawa tamu seorang wanita turis asing, dirinya rela tidak tidur di rumahnya. “Saat ini kita masih tunggu kehadiarannya,” jelasnya.
Pengakuan wanita dalam film itu berbeda dengan pengakuan para pemain lainnya, yang mengaku mengaku tidak tahu dalam pembuatan film tersebut. Tidak demikian dengan wanita tersebut yang secara terang-terangan mengakui jika suaminya menjalani profesi sampingan sebagai pemuas hasrat turis wanita.
Sementara itu, untuk agenda pemeriksaan pada hari Senin ini, kata Sugianyar, belum ada agenda pemeriksaan. Penyidik masih berkoordinasi dengan dinas kebudayaan Bali. “Penyidik sekarang ke Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, membicarakan masalah ini juga,” kata mantan Kapolresta Balikpapan ini.
0 comments:
Posting Komentar