Kasus Indy: Manajer TV ONe Diperiksa
JAKARTA - General Manager TV One Sulaiman Syakieb diperiksa penyidik Bareskirm Mabes Polri terkiat tayangan markus palsu yang dibawakan oleh Indy Rahmawati dalam sebuah acara TV One beberapa waktu lalu.
Bambang Widjojanto, pengacara TV One menjelaskan, selain Sulaiman, Irfan, produser yang membawahi Indy Rahmawati dan seorang reporter bernama Vera juga ikut diperiksa.
“Pada prinsipnya kami menjelaskan apa yang pelu dijelaskan sesuai fakta sesungguhnya. Posisinya sederhana sekali, tidak melebih-lebihkan dan tidak mengurang-kurangkan,” kata Bambang di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (4/5/2010).
Penyidik, kata dia, ingin mengkonfirmasi keterangan dari tim produksi terkait tayangan yang menghadirkan Andris Ronaldi itu.
“Karena kalau TV kan kerja tim. Jadi tidak bisa sendiri-sendiri. Misalnya dalam penentuan judul maupun narasumber. Karena kerja tim, keterangan Indy bisa saja dikonfirmasi dengan kolega tim yang lain,” jelas Bambang.
Mengenai kemungkinan peningkatan status Indy dari saksi menjadi tersangka, Bambang berharap hal itu tidak terjadi. “Insya Allah enggak lah,” tegasnya.
Kenapa proses hukum terus dilanjutkan meski sudah ada upaya damai dari TV One? “Seharusnya ini ditanyakan kepada penyidik. (Tapi) kami berfikir positif saja,” katanya.
Sebab, lanjut dia, saat Andris hendak dibawa ke pengadilan harus ada saksi yang mengatakan bersalah dan unsur-unsurnya telah terpenuhi.
"Kalau enggak ada nanti yang membuktikan Andris bersalah itu siapa. Itu kan harus ada unsur dan juga alasan-alasan. Tetapi sebagian besar itu berada di ruang yang saya tidak mengetahui kepentingan penyidik,” pungkasnya..
0 comments:
Posting Komentar