Senin, 03 Mei 2010

Pabrik Bom Abu Sayyaf Ditemukan Tentara Filipina

Basilan,  - Pasukan keamanan Filipina menemukan pabrik bom milik gerilyawan Abu Sayyaf dan para gerilyawan itu berencana akan menggangu pemilihan presiden dan kongres pada 10 Mei, kata Komandan Marinir Brigejen Eugene Clemen, Jumat.

Dalam serangan itu, pasukan juga menewaskan lima anggota gerilyawan Abu Sayyaf dalam serangan terhadap tempat persembunyian mereka di hutan selatan negara itu, kata seorang komandan Marinir, Jumat, beberapa hari sebelum pemilu.


Tentara menyita bahan-bahan peledak dan bahan untuk membuat bom setelah pertempuran seru dengan kelompok gerilyawan yang punya hubungan dengan Al Qaida di pulau Basilan. Seorang tentara tewas dan belasan lainnya cedera di kedua pihak, kata Brigjen Eugene Clemen.

Kelompok-kelompok gerilyawan Muslim dan Maois pada waktu lalu menyerang tempat-tempat pemungutan suara dan mengganggu penduduk yang akan memberikan suara mereka di wilyah selatan yang kacau itu.

Buku-buku pedoman membuat bom, satu radio, peralatan listrik, alat peledak bom juga disita dari pangkalan gerilyawan di daerah hutan dekat kota Sumisip, kata Clemen.

Pada 13 April,para gerilayan Abu Sayyaf, yang mengenakan seragam tentara dan polisi, meledakkan dua bom di kota utama Basilan dan terlibat baku tembak dengan pasukan, menewaskan 15 orang dan mencederai lebih dari 12 lainnya.

Pasukan yang dilatih Amerika Serikat itu berhasil menghantam Abu Sayyaf ketika mereka membunuh seorang pemimpin senior gerilyawan itu, Albader Parad, dalam baku tembak Februari lalu.

Tetapi para ahli mengatakan kelompok itu tetap merupakan satu ancaman keamanan.

0 comments:

  © NUMPANG share template Newspaper Style by pak ELA

Back to TOP