Kaus Merah Ragukan Tawaran Abhisit
Bangkok, - Meski menyambut baik tawaran kompromi Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva, Kaus Merah masih mempertanyakan rincian proposal penyelenggaraan pemilu 14 November mendatang. Demikian dikatakan pemimpin para demonstran itu, Veera Musigapong, Selasa (4/5).
Di tempat persembunyian, pengikut setia mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra itu membahas lima persyaratan penyelenggaraan pemilu yang diajukan PM Abhisit. Ketika memasuki pembahasan pembubaran Kaus Merah dari jalanan Kota Bangkok, beberapa pemimpin demonstran meminta pemerintah memperjelas tawaran tersebut. Termasuk, tanggal pemilihan.
"Kami ingin bernegosiasi. Secara bulat, kita setuju memasuki proses negosiasi dan kami ingin meneruskan perjalanan hidup. Namun, kami ingin sedikit ketulusan," kata Sean Boonpracong, juru bicara Kaus Merah. "Berhenti menggunakan isu penggulingan Kerajaan Thailand terhadap kelompok kami sebagai senjata politik. Hentikan tuduhan itu!"
Sebelumnya, dua partai koalisi pemerintah berkuasa Thailand menyambut solusi perdamaian yang dibuat Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva. Wannarat Channukul, pemimpin Partai Ruam Chart Pattana menyetujui solusi Abhisit dan partainya siap mengahdapi pemilu 14 November mendatang.
0 comments:
Posting Komentar