Sabtu, 03 April 2010

Ada Ular Raksasa Di Medan Yang Bisa Menelan Manusia

MEDAN, — Misteri ular piton raksasa yang menelan M Zakaria (13), pelajar SMP PGRI, hingga saat ini belum terpecahkan meski warga telah menangkap ular piton sepanjang 6 meter lebih.

Namun, ular yang ditangkap warga ini bukan ular yang memangsa Zakaria. Bahkan, menurut para pawang, di sungai dekat pabrik bersembunyi lebih dari dua ular piton raksasa.

Akhirnya, para pawang ular dan puluhan warga Tembung terpaksa melakukan perburuan terhadap ular, siang malam. Namun, ular raksasa tersebut seolah hilang ditelan bumi.

Dugaan sementara, ular raksasa ini bersembunyi di terowongan yang ditumbuhi semak belukar dan merupakan tempat pembuangan limbah milik PT Panca Pinang, sekitar 50 meter dari Sungai Tembung itu.

Pencarian ular tersebut juga difokuskan di lokasi pembuangan limbah tersebut karena saluran terowongan milik pabrik tersebut ditumbuhi semak belukar.

Selain itu, tempat tersebut tertutup dan kemungkinan dijadikan sarang atau berkembang biaknya binatang melata tersebut.

"Para pawang ular dan warga Tembung yang menjadi relawan terus memantau lokasi pabrik tersebut," kata Mino yang 40 tahun tinggal di bantaran sungai tersebut.

Satu ular piton sepanjang 6 meter berhasil ditangkap warga. Namun, warga meragukan ular tersebut yang menelan Zakaria. Mereka pun minta bantuan pawang.

Menurut pawang ular, di lokasi tempat Zakaria ditelan piton diperkirakan masih ada dua lagi ular ukuran raksasa, termasuk ular yang memangsa pelajar SMP ini.

"Ada dua lubang besar, terowongan pembuangan air limbah yang diduga berasal dari pabrik PT Panca Pinang, yang berada di samping Sungai Tembung itu," kata Syafii.

Tidak berapa jauh dari terowongan itu, tumbuh pohon asam ukuran besar dan diperkirakan berusia puluhan tahun, persis di pinggiran Sungai Tembung.

"Di lokasi Sungai Tembung tempat jatuhnya korban jiwa pelajar SMP itu, sampai saat ini masih terus banyak dipadati warga setempat dan warga yang datang dari Kota Medan," kata Syafii.

0 comments:

  © NUMPANG share template Newspaper Style by pak ELA

Back to TOP