Pelaku Bom Bunuh Diri Di Stockholm Mahasiswa Di Inggris
London,- Situs web yang terkait dengan Al-Qaeda mengklaim pelaku peledakan bom di Swedia belajar dan tinggal di Inggris. Pria tersebut bernama Taymour Abdel Wahab merupakan orang yang bertanggung jawab terhadap dua ledakan bom mobil di stockholm pada sabtu lalu. Ia belajar di Universitas Bedfordshire Luton di London utara, seperti dikutip dari situs web Shumukh al- Islam.Pria yang tewas dalam ledakan pada sabtu lalu diduga sebagai pelaku pemboman, sementara ledakan bom yang tidak jauh dari lokasi kejadian melukai dua orang pengunjung yang hendak berbelanja. Ledakan terjadi saat pusat perbelanjaan dipadati pengunjung.
Taymour Abdel wahab belajar di Universitas bedfordshire Luton dan tinggal di Luton, beberapa tahun terakhir ini. seperti di beritakan the Guardian dan The Daily Mail. Istri dan anak-anaknya masih tinggal di Luton.
"Dulu saya sering melihat dia sini. Dia tidak banyak bicara, tetapi sepertinya orang baik. Saya dulu melihatnya berjalan dengan anak-anaknya," kata Tahir Hussain, 33 tahun, seorang sopir taksi yang tinggal di dekatnya kepada The Telegraph. "Saya terkejut ketika saya mendengar apa yang terjadi karena saya tidak pernah berpikir ia bisa melakukan hal semacam itu."
Departemen Dalam Negeri Inggris menolak untuk mengomentari laporan-laporan itu. "Kami masih menjalin kontak dengan pemerintah Swedia," kata seorang juru bicara kepada AFP. "Tidak pantas untuk mengomentari sebuah investigasi yang masih berlangsung."
Situs web Shumukh al-Islam mengatakan, "Itu saudara kami, mujahid Taymour Abdel Wahab, yang melakukan operasi syahid di Stockholm." Situs itu juga menerbitkan foto seorang pria yang memakai kacamata hitam dan berpakaian ala Barat dan menjelaskan bahwa itu adalah Taymour Abdel Wahab.
Namun badan intelijen Swedia, Saepo, menolak untuk mengkonfirmasi atau menyangkal bahwa pria yang diidentifikasi oleh situs web itu adalah pengebom dalam peristiwa ledakan tersebut. Swedia, Minggu, mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki sebuah kejahatan teroris. Anders Thornberg, kepala unit keamanan intelijen domestik Saepo, mengatakan, "Kami menduga, itu merupakan serangan bunuh diri.
Taymour Abdel wahab belajar di Universitas bedfordshire Luton dan tinggal di Luton, beberapa tahun terakhir ini. seperti di beritakan the Guardian dan The Daily Mail. Istri dan anak-anaknya masih tinggal di Luton.
"Dulu saya sering melihat dia sini. Dia tidak banyak bicara, tetapi sepertinya orang baik. Saya dulu melihatnya berjalan dengan anak-anaknya," kata Tahir Hussain, 33 tahun, seorang sopir taksi yang tinggal di dekatnya kepada The Telegraph. "Saya terkejut ketika saya mendengar apa yang terjadi karena saya tidak pernah berpikir ia bisa melakukan hal semacam itu."
Departemen Dalam Negeri Inggris menolak untuk mengomentari laporan-laporan itu. "Kami masih menjalin kontak dengan pemerintah Swedia," kata seorang juru bicara kepada AFP. "Tidak pantas untuk mengomentari sebuah investigasi yang masih berlangsung."
Situs web Shumukh al-Islam mengatakan, "Itu saudara kami, mujahid Taymour Abdel Wahab, yang melakukan operasi syahid di Stockholm." Situs itu juga menerbitkan foto seorang pria yang memakai kacamata hitam dan berpakaian ala Barat dan menjelaskan bahwa itu adalah Taymour Abdel Wahab.
Namun badan intelijen Swedia, Saepo, menolak untuk mengkonfirmasi atau menyangkal bahwa pria yang diidentifikasi oleh situs web itu adalah pengebom dalam peristiwa ledakan tersebut. Swedia, Minggu, mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki sebuah kejahatan teroris. Anders Thornberg, kepala unit keamanan intelijen domestik Saepo, mengatakan, "Kami menduga, itu merupakan serangan bunuh diri.

0 comments:
Posting Komentar