Polri Berulang Kali kebakaran jenggot Karena Gayus
JAKARTA,- Gayus Tambunan berulang kali membuat Polri "kebakaran jenggot". Minimal dimulai sejak nama Gayus Tambunan disebut mantan Kabareskrim Polri Komjen Susno Duadji sebagai mafia hukum bersama beberapa Jenderal dan perwira Polri.
Kemudian pelarian Gayus ke Singapura beberapa waktu lalu ketika dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus mafia hukum. Dan baru pekan ini, Gayus Tambunan kembali "mencoreng" muka Polri karena bisa "ngeloyor" ke mana-mana sedangkan statusnya adalah tahanan di Mako Brimob Kelapa Dua yang berlokasi di Depok.
Kepada penyidik, mantan kepala Rumah Tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Kompol Iwan Siswanto berkisah, Kabareskrim Polri sampai harus turun langsung ke Mako Brimob untuk memeriksa dan memastikan apakah benar si Gayus "keluar" dari tumah tahanan. Dan ternyata benar.
"Pada hari Sabtu sekitar pukul 19.00 Wib hingga pukul 20.00 Wib, ada inspeksi mendadak oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Ito Sumardi ke rutan Mako Brimob," tutur sumber, Rabu (10/11) menuturkan pengakuan Iwan.
Sumber teresbut menjelaskan, sidak itu dilakukan Komjen Ito menyikapi hardikan disertai perintah dari Wakapolri Komjen Pol Jusuf Manggabarani yang "mencium" insiden "kaburnya" Gayus itu.
"Wakapolri marah besar waktu itu," tuturnya.
Kemarahan Wakapolri terasa wajar karena pada waktu yang hampir bersamaan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo mendengar informasi serupa.
Namun, alangkah terpukulnya Ito saat mengetahui ternyata Gayus tak lagi berada di selnya malam itu. Ito pun marah dan memerintahkan pencarian terhadap Gayus malam itu juga. "Kalau sampai lewat jam 00.00 Wib hari Sabtu itu Gayus tidak kembali, maka akan dikeluarkan perintah tembak di tempat kepada Gayus," ujarnya.
Setelah melalui pencarian, termasuk dengan menyebar foto sketsa Gayus kepada imigrasi, tim pun berhasil menemukan suami Milana Anggraeni itu di rumahnya di kawasan Kelapa Gading bersama dua orang petugas polisi yang mengawalnya.
Polri melalui Kadiv Humasnya Irjen Pol Iskandar Hasan membenarkan Gayus dijemput dari rumahnya di Kelapa Gading bersama dua orang pengawal dari unsur Polri.
"Dia dijemput oleh Densus 88 Sabtu malam," ungkap sumber.
Sekembalinya ke rutan mako Brimob, Gayus pun diperiksa secara intensif oleh tim gabungan Propam dan Bareskrim Polri. Selain dirinya, delapan anggota pejaga rutan dan Karutan Brimob kala itu yaitu Kompol Iwan Siswanto pun turut diperiksa.
Kemudian pelarian Gayus ke Singapura beberapa waktu lalu ketika dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus mafia hukum. Dan baru pekan ini, Gayus Tambunan kembali "mencoreng" muka Polri karena bisa "ngeloyor" ke mana-mana sedangkan statusnya adalah tahanan di Mako Brimob Kelapa Dua yang berlokasi di Depok.
Kepada penyidik, mantan kepala Rumah Tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Kompol Iwan Siswanto berkisah, Kabareskrim Polri sampai harus turun langsung ke Mako Brimob untuk memeriksa dan memastikan apakah benar si Gayus "keluar" dari tumah tahanan. Dan ternyata benar.
"Pada hari Sabtu sekitar pukul 19.00 Wib hingga pukul 20.00 Wib, ada inspeksi mendadak oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Ito Sumardi ke rutan Mako Brimob," tutur sumber, Rabu (10/11) menuturkan pengakuan Iwan.
Sumber teresbut menjelaskan, sidak itu dilakukan Komjen Ito menyikapi hardikan disertai perintah dari Wakapolri Komjen Pol Jusuf Manggabarani yang "mencium" insiden "kaburnya" Gayus itu.
"Wakapolri marah besar waktu itu," tuturnya.
Kemarahan Wakapolri terasa wajar karena pada waktu yang hampir bersamaan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo mendengar informasi serupa.
Namun, alangkah terpukulnya Ito saat mengetahui ternyata Gayus tak lagi berada di selnya malam itu. Ito pun marah dan memerintahkan pencarian terhadap Gayus malam itu juga. "Kalau sampai lewat jam 00.00 Wib hari Sabtu itu Gayus tidak kembali, maka akan dikeluarkan perintah tembak di tempat kepada Gayus," ujarnya.
Setelah melalui pencarian, termasuk dengan menyebar foto sketsa Gayus kepada imigrasi, tim pun berhasil menemukan suami Milana Anggraeni itu di rumahnya di kawasan Kelapa Gading bersama dua orang petugas polisi yang mengawalnya.
Polri melalui Kadiv Humasnya Irjen Pol Iskandar Hasan membenarkan Gayus dijemput dari rumahnya di Kelapa Gading bersama dua orang pengawal dari unsur Polri.
"Dia dijemput oleh Densus 88 Sabtu malam," ungkap sumber.
Sekembalinya ke rutan mako Brimob, Gayus pun diperiksa secara intensif oleh tim gabungan Propam dan Bareskrim Polri. Selain dirinya, delapan anggota pejaga rutan dan Karutan Brimob kala itu yaitu Kompol Iwan Siswanto pun turut diperiksa.

0 comments:
Posting Komentar