Korea Utara Membantah Telah Menenggelamkan Kapal Milik Korea Selatan
Korea Utara,- Korea Utara menolak pertemuan PBB tentang tenggelamnya Kapal milik Korea Selatan, PBB menganggap hal tersebut dapat menyebabkan perang antar bangsa.
" Perang bisa terjadi kapan saja" kata duta besar Korea utara Anak Ho Sin. Korea Selatan Membantah hasil penyelidikan tenggelamnya kapal Cheanon, yang menghilangkan kapal beserta 46 awak kapalnya pada bulan Maret kemarin. Hilangnya kapal ini menimbulkan konflik antar kedua negara tersebut.Senin kemaren Korea Selatan mendesak PBB untuk menuntaskan masalah ini.
Dewan Korea Utara mengatakan " Jika Dewan Keamanan PBB menekan kami maka kami akan melakukan tindakan, baik secara militer" katanya.
Presiden Keamanan PBB Claude Heller mengatakan " PBB sangat prihatin terhadap masalah ini". Tenggelamnya kapal pada 26 Maret kemarin di perairan korea membuat perdamaian dan stabilitas kedua negara tersebut terganggu" katanya.
PBB telah mempringatkan kedua negara terseubt untuk tidak menambah ketegangan kedua negara tersebut. PBB telah menggelar petemuan dengan beberapa negara seperti Australia, inggris, Swedia dan Kanada. Dalam pertemuan itu Korea utara membantah telah menenggelamkan kapal milik Korea Selatan tersebut. Hal ini juga yang membuat PBB belum dapat mengambil keputusan apa- apa. Dewan keamanan PBB akan trus mengembangkan penyelidikan akan kasus ini kata Heller.
0 comments:
Posting Komentar