Jurnalis Filipina"Jessie Camangyan" Ditembak
Filipina,- Jessie Camangyan, seorang jurnalis dari Mati, Mindanao, Filipina, ditembak mati usai memandu sebuah kontes menyanyi di desa Macopa, Manay. Camangyan ditembak dari belakang oleh seseorang pada Senin malam, 14 Juni 2010.
Menurut kantor berita Xinhua, Camangyan diundang seorang pejabat untuk pergi ke pesta kampung itu. Saat pria berusia 52 tahun itu beristirahat setelah memandu acara, seseorang menembak kepalanya dari belakang.
Joanna Mabini, ketua sebuah organisasi jurnalis di Kota Mati, menyatakan korban sudah 20 tahun berkarir di industri penyiaran. Camangyan juga dikenal sebagai wartawan yang vokal mengritik politisi yang diduga terlibat penebangan hutan liar.
Camangyan bekerja untuk beberapa stasiun radio. Sebelum meninggal, dia memiliki program di Sunrise FM. "Organisasi kami berduka dengan kematiannya. Kami akan rapat hari ini untuk menunjukkan dukungan untuknya," kata Mabini.
Camangyan dengan begitu menjadi jurnalis kesekian yang tewas mengenaskan di Filipina pada 2010 ini. Pada November 2009 lalu, Filipina menggegerkan dunia setelah 32 jurnalisnya dibunuh gerombolan bersenjata. Kasus ini membuat Filipina menjadi tempat terburuk bagi pekerja media.
0 comments:
Posting Komentar