Sabtu, 08 Mei 2010

Mark Cemburu Kepada Anak Pantai Kuta

Kuta, - Salah satu saksi kasus film dokumenter yang menggegerkan warga Kuta, Mark Ulyseas mengaku iri pada anak pantai Kuta, Bali. Kecemburuan ini pernah Mark ungkapkan pada sutradara 'Cowboys in Paradise,' Amit Virmani.

Hal ini diungkapkannya dalam jumpa pers usai menjalani pemeriksaan di Markas Polda Bali, Jumat 7 Mei 2010. Pengakuan itu kemudian didokumentasikan oleh Amit.

"Saya masih lajang. Saya susah mendekati wanita. Saya kadang cemburu dengan anak pantai yang begitu mudah mendekati wanita bule,” kata Mark menirukan jawabannya saat diwawancara Amit.


Mark mencoba membenarkan pernyataan yang muncul dalam film tersebut, bahwa wawancaranya dengan Amit tidak terkait tentang kehidupan gigolo di Kuta seperti dalam film garapan sutradara asal Singapura.

"Saya hanya diwawancara tentang keberadaan saya di Ubud, dan alasan mengapa tidak menikah di usia saya yang sudah tidak muda lagi meski di Bali banyak wanita yang cocok dengan saya," jelasnya.

Mark mengenal Amit sejak tahun 2007 dari berbagai artikel di majalah dan koran di Bali. Saat ini pun Mark merasa kehidupannya terganggu sebab kemana pun dia pergi banyak orang mengira dirinya adalah Amit Virmani. Kedatangannya ke Polda Bali inilah untuk memberikan kesaksian.

0 comments:

  © NUMPANG share template Newspaper Style by pak ELA

Back to TOP