Jumat, 07 Mei 2010

Interpol Buru Anak Mantan Presiden Kirgistan

PARIS,  - Badan polisi internasional, Interpol, Kamis (6/5) mengedarkan surat perintah penangkapan untuk anak laki-laki muda dari bekas presiden Kirgistan, Kurmanbek Bakiyev, terkait tuduhan kecurangan.

Presiden Bakiyev yang dipecat telah meninggalkan negaranya bulan lalu setelah kekacauan hebat yang menewaskan puluhan orang ketika para pemrotes bentrok dengan polisi dan membakar sejumlah gedung pemerintah. Ia melarikan diri ke Belarus, tempat ia tinggal sekarang ini.


Kontrak pasokan bahan bakar untuk pangkalan udara Manas, yang memainkan peran penting dalam mendukung perang di Afghanistan, telah memicu pandangan negatif pemimpin baru Kirgistan, yang menuduh keluarga Bakiyev telah mendapat keuntungan tidak wajar dari perjanjian itu. Menurut seorang jurubicara kantor penuntut umum, sebuah kasus pidana telah diluncurkan 4 Mei terhadap anak laki-laki Bakiyev, Maksim Bakiyev. Pemberitahuan di laman internet Interpol mengenali foto buram Maksim Bakiyev yang berusia 32 tahun, yang adalah bekas kepala Badan Sentral Kirgistan untuk Pembangunan.

Interpol menjelaskan, surat perintah penangkapan untuknya  dikeluarkan karena kecurangan oleh pengadilan distrik Pervomay di Kota Bishkek. Tidak jelas dengan segera apakah hal itu berkaitan dengan kontrak bahan bakar tersebut.

Keneshbek Dushebayev, kepala Dinas Keamanan Nasional Kirgistan, mengatakan pada wartawan bahwa Maksim Bakiyev diyakini berada di salah satu negara Baltik bekas Soviet.

Interpol telah mengedarkan surat perintah penangkapan kedua untuk wakil kepala Tentara Garda Negara Kirgistan, Nurlan Timirbayev, karena "kejahatan terhadap hidup dan kesehatan", kata situs internet Interpol.

0 comments:

  © NUMPANG share template Newspaper Style by pak ELA

Back to TOP