20 Mahasiswa Malaysia Diterima Di UNIMED
Medan, - - Universitas Negeri Medan (Unimed) menerima sebanyak 20 orang mahasiswa asing yang kesemuanya berasal dari negeri jiran Malaysia dalam tahun akademik 2010/2011.
"Kebetulan tahun ini mahasiswa asing yang mendaftar ke Unimed semuanya berasal dari Malaysia. Sementara baru itu laporan yang kami terima, entah kalau ada tambahan lagi nantinya dari negara-negara lain," kata Pembantu Rektor I Unimed, Prof Selamet Triono Ahmad MPd, di Medan, Selasa.
Ia mengatakan, berdasarkan data yang ada, ke 20- calon mahasiswa asing asal Malaysia tersebut kesemuanya mengambil program Sarjana-I pada program studi (prodi) pendidikan bimbingan konseling.
"Mereka sebelumnya telah menyelesaikan program D-3 di negaranya, jadi sekarang ini ke Unimed adalah untuk melanjutkan program S-1 nya," katanya.
Menurut dia, prodi pendidikan bimbingan konseling merupakan salah satu prodi di Unimed yang peminatnya cukup tinggi dari tahun ketahun.
Hal ini cukup beralasan karena lulusan prodi tersebut cukup banyak diminati oleh lembaga-lembaga pendidikan.
"Tahun lalu saja peminatnya mencapai 1.896 orang, sementara daya tampungnya hanya 60 orang. tahun ini daya tampungnya juga sama seperti tahun sebelumnya yakni 60 orang," katanya.
Pada bagian lain ia mengatakan, tahun akademik 2010/2011 ini Unimed menerima sebanyak 3.372 calon mahasiswa baru dari empat jalur penerimaan yang disediakan perguruan tinggi itu.
Keempat jalur tersebut yakni Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Panduan Minat dan Prestasi (PMP), Program Beasiswa Bidik Misi dan melalui jalur ekstention.
Melalui jalur SNMPTN, Unimed menerima sebanyak 2.115 mahasiswa baru, PMP 857 orang dan melalui program Bidik Misi sebanyak 500 orang. Untuk program Bidik Misi, saat ini masih masuk dalam tahap penyeleksian dengan jumlah pelamar sebanyak 1.718 orang.
"Untuk sementara jumlah calon mahasiswa baru yang kami terima untuk program reguler adalah 3.372 orang. Jumlah itu juga masih akan bertambah melalui jalur ekstention. Melalui jalur ekstention ini kami belum menentukan berapa calon mahasiswa yang akan diterima," katanya.
Ia mengatakan, tahun ini penerimaan calon mahasiswa baru melaui jalur SNMPTN dilakukan secara dua tahap dan diikuti oleh 54 perguruan tinggi negeri (PTN) se-Indonesia. Tahap pendaftaran SNMPTN tidak lagi menggunakan sistem manual melainkan dengan menggunakan internet yang online ke 54 PTN tersebut.
"Dengan sistem online ini, calon mahasiswa tersebut dituntut harus "melek" internet. bagi calon yang berasal dari desa mau tidak mau tentunya akan belajar internet agar dapat terdaftar menjadi peserta SNMPTN," katanya.
0 comments:
Posting Komentar