Sanksi Terhadap Myanmar Diperpanjang Obama
Washington, -Presiden Barack Obama, Jumat (14/5) waktu setempat, secara resmi memperpanjang sanksi terhadap Myanmar. Perpanjangan ini sebagai bentuk tekanan Amerika Serikat pada rezim militer yang bermaksud untuk mengadakan pemilihan pertama dalam lebih dari dua dasawarsa akhir tahun ini.
Sanksi itu pertamakali diterapkan Mei 1997. "Karena tindakan dan kebijakan pemerintah Burma terus menimbulkan ancaman luar biasa pada keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat," kata Obama ikhwal alasan perpanjangan sanksi itu.
Sanksi ini melarang perusahaan Amerika menanamkan modal di Myanmar dan melarang ekspor Myanmar ke Amerika Serikat. Sanksi itu juga ditujukan pada perorangan dalam dan terkait dengan junta Myanmar. Perpanjangan itu terjadi hanya beberapa hari setelah Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang dipimpin oleh ikon demokrasi Aung San Suu Kyi dibubarkan paksa setelah menolak memenuhi batas waktu 6 Mei untuk mendaftar kembali sebagai partai politik.
0 comments:
Posting Komentar